Fidyah diambil dari kata “fadaa” artinya mengganti atau menebus. Bagi beberapa orang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa dengan kriteria tertentu, diperbolehkan tidak berpuasa serta tidak harus menggantinya di lain waktu. Namun, sebagai gantinya diwajibkan untuk membayar fidyah.
Puasa yang kita tinggalkan wajib kita ganti di hari lain setelah bulan Ramadhan.
Bagi orang yang sudah tua renta yang tidak mampu lagi berpuasa, serta orang sakit yang sakitnya tidak kunjung sembuh, maka wajib bagi mereka fidyah sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Ta’ala,
وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ
“Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin” (QS. Al Baqarah: 184)
Fidyah yang ditunaikan, akan kami salurkan ke fakir dan miskin.
| Tanggal | Donatur | Nominal |
|---|---|---|
| Total Donasi Online | Rp 75.090.200 | |
| Total Donasi Offline | Rp 0 | |
| Total | Rp 75.090.200 | |
Sempurnakan Ibadah Ramadan, MAI Salurkan 432 Kantong Beras Fidyah Donatur
24 Juli 2026Yayasan Mandiri Amal Insani (MAI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyempurnakan ibadah Ramadan para donatur melalui penyaluran 432 kantong beras fidyah, masing-masing seberat 5 kg, kepada mustahik yang membutuhkan. Fidyah yang dititipkan oleh donatur ini disalurkan secara langsung ke berbagai wilayah, memastikan setiap kewajiban yang tertunaikan benar-benar sampai ke tangan yang berhak menerimanya.
Proses penyaluran dilakukan dengan penuh kehati-hatian oleh tim MAI yang turun langsung ke lapangan, menjangkau kaum dhuafa, lansia, dan keluarga kurang mampu yang sangat membutuhkan bantuan pangan. Setiap kantong beras yang diserahkan bukan sekadar memenuhi kewajiban syar’i, melainkan juga membawa ketenangan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Fidyah yang disalurkan hari ini adalah bukti nyata bahwa amanah donatur tidak berhenti di angka, melainkan berubah menjadi kebaikan yang dirasakan langsung oleh saudara-saudara yang membutuhkan. Setiap butir beras yang sampai adalah doa yang terkabul, menyambungkan hati pemberi dan penerima dalam satu ikatan kepedulian yang saling menguatkan.
MAI mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan fidyahnya melalui yayasan ini. Kepercayaan tersebut menjadi amanah besar yang akan terus dijaga MAI melalui penyaluran yang jujur, transparan, dan tepat sasaran. Mari terus bersama MAI, menyempurnakan ibadah dan menghadirkan keberkahan bagi mereka yang membutuhkan.
Amanah Tersampaikan: Fidyah dari Donatur Setia Mandiri Amal Insani Telah Disalurkan.
19 Februari 2025
Fidyah adalah bentuk kebaikan yang Allah perintahkan bagi mereka yang tidak mampu berpuasa karena uzur syar’i, seperti sakit berkepanjangan atau usia lanjut. Namun, fidyah bukan sekadar mengganti puasa yang terlewat, tetapi juga menjadi jalan untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Hari ini, fidyah yang telah dikumpulkan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya—kaum dhuafa, lansia, dan keluarga pra-sejahtera yang kesulitan mendapatkan makanan layak. Setiap butir beras, setiap suapan makanan yang tersaji, adalah bukti nyata bahwa kepedulian kita bisa mengubah hidup mereka.
Semoga setiap fidyah yang diberikan menjadi keberkahan bagi yang memberi dan kebahagiaan bagi yang menerima. Karena di balik setiap kebaikan, ada pahala yang terus mengalir. (/kd)
BANTU SEBARKAN KEBAIKAN
Ayo ikut berkontribusi dalam gerakan peduli umat !
Ajak lebih banyak orang untuk mewujudkan program kebaikan ini.
Donatur
yallah semoga fidyah kami diterima, aamiin
Semoga bwrkah
Semoga berkah
Bismillah Ya Allah mudah-mudahan lekas sembuh untuk diri saya ini Aamiin Ya Robbal Aalamiin.
Bismillah.. saya berniat menunaikan fidyah karena hamil dan menyusui. Semoga dapt bermanfaat bagi yang membutuhkan aamiin YRA
Ya Allah terimalah fidyah Vera Lydiana Gunawan selama 30 hari dikarenakan melahirkan pada 5 hari sebelum bulan Ramadan. Semoga fidyah ini amanah dan bisa menjadi berkah, Aamiiin
Nawaitu an ukhrija haadzihil fidyah li iftar shaumi Ramadana fardhan lillahi ta\'ala, yaa Allah semoga fidyah kami (Ibu Ratna Mumpuni dan kemal wirawan) dapat diterima Aamin